Cukuplah Allah bagiku, tiada tuhan selain Dia, untukMu tawakalku, dan Dia Rabbi arasy yang agung

Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah.
Yang mengajari dengan perantaraan pena.
Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus membaca, menambah pengetahuan dengan segala akibatnya. Benarkah pencarian iman melalui bacaan berbahaya?
Google
 

Tuesday, October 6, 2009

Bencana, al Quran dan mistik

Setelah gempa di Padang dan Sumatera Barat banyak beredar SMS dan email yang menghubungkan kejadian pada pukul 17 itu dengan surat 17:16 dan 17:38. Lalu gempa Jambi yang dihubungkan dengan ayat 8:52. Kenapa orang suka sekali menghubung-hubungkan dan mengaitkan bencana dengan keajaiban dan mistik?


Menurut saya ayat-ayat tersebut tidak tepat untuk diterapkan pada bencana menyedihkan ini. Bayangkan jika orang mengutip ayat ini untuk musibah yang anda alami:
dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri maka kami perintahkan kepada orang orang yang hidup mewah di negeri itu, tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalamnya maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan kemudian kami binasakan sama sekali (17:16)

semua itu kejahatannya sangat dibenci disisi tuhanmu (17:38)

serupa dengan keadaan pengikut firaun dan orang orang yang sebelum mereka. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sungguh Allah maha kuat lagi sangat keras siksanya (8:52)

Waktu kejadian 9/11 menara kembar yang di amerika juga beredar cerita seperti ini, menghubungkannya dengan ayat Al quran. Kadang orang mencari keajaiban al quran dengan cara kekanak-kanakan, menghubungkannya dengan peristiwa di bumi, dengan tanggal, bulan, jam dan lain sebagainya..lalu kebaikan apa yang didapatnya? apakah hal ini membuat orang menjadi lebih meyakini al quran? atau malah menjauhinya?

Ayat 17:38 itu merupakan dari serangkaian ayat favorit saya mengenai 11 perintah tuhan seperti di postingan saya yang ini, dan membaca hanya ayat 17:38 saja tanpa membaca dari 17:22 menurut saya menjadi kurang bermanfaat.

Saya punya kutipan Al Quran yang lebih berempati untuk yang sedang mengalami bencana, semoga saudara-saudara kita kuat dan tegar menghadapi cobaan yang tengah dihadapi.

Sesungguhnya orang-orang yang berkata "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat malaikat turun kepada mereka :
"Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Didalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh apa yang kamu minta. Sebagai penghormatan bagimu dari yang Maha Pengampun Maha Penyayang" (41:30-32)



gambar dari arrosyadi

1 comment:

  1. Salamun 'alaikum,

    Mengkait-kaitkan bencana yang baru-baru ini terjadi dengan ayat-ayat di al-Qur'an, IMHO, tidak lain sekedar upaya yang menyedihkan dari orang yang hendak mempelajari al-Qur'an.

    Sama halnya seperti orang zaman dahulu yang mencoba untuk mencatat perilaku dan ucapan Nabi Muhammad sehingga memudahkan mereka untuk mempelajari dan memahami al-Qur'an.

    Totally desperate attempt.

    ReplyDelete