Cukuplah Allah bagiku, tiada tuhan selain Dia, untukMu tawakalku, dan Dia Rabbi arasy yang agung

Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah.
Yang mengajari dengan perantaraan pena.
Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus membaca, menambah pengetahuan dengan segala akibatnya. Benarkah pencarian iman melalui bacaan berbahaya?
Google
 

Monday, March 1, 2010

Al Quran Larangannya Cuma Sedikit

"Struggling to Surrender" – Jeffrey Lang
Gambar dari sini

Jeffrey Lang, mualaf yang ilmuwan ini mengatakan agar muslim menghentikan obsesi mereka dengan "peraturan". Hanya 3% dari al quran mengandung larangan, 97 % nya lagi tentang etika, hubungan manusia dg tuhan, tujuan hidup, moralitas, kisah-kisah bangsa jaman dulu, bagaimana menggunakan nalar dan keyakinan dan hal-hal penting lainnya.


Komentarnya: 'Kalau saya tidak mempelajari (islam) sendiri, yang diajarkan kepada saya hanyalah peraturan, peraturan, peraturan..saya akan pergi hari besoknya (saking banyaknya larangan). Terimakasih tuhan saya membaca quran terlebih dulu"

Saya selalu terharu melihat video ini..bagaimana dg rekan2 muslim sendiri apakah pernah mengadakan pencarian /pencerahan dari keyakinan yg kamu bawa dari lahir? Melihat keyakinan mu dari sudut pandang lain tidak ada ruginya...

2 comments:

  1. Saya ngga pernah betul-betul melakukan pencarian, tapi kebetulan ada kawan yang lagi 'ngomongin' kawan lain tentang alirannya yang katanya 'ingkar sunnah' dan kebetulan saya tidak sengaja mendengarkan obrolan mereka..penasaran, saya search di google dengan keyword ingkar sunnah, saya dapati website http://allah-semata.org kemudian baca2 sebentar, dan saya langsung setuju! Tidak ada yang memprospek atau maksa saya pindah pemahaman, saya hanya kebetulan curi dengar obrolan..hehehhe

    Alhamdulillah.

    ReplyDelete
  2. oh gitu ceritanya? semoga diberkahi! hanya baca2 gitu aja langsung klik ya?

    kl saya sptnya sesudah baca buku Kassim Ahmad, tp pasti sebelumnya saya udh ada kecenderungan kesitu ya.. http://bahayamembaca.blogspot.com/2008/07/kassim-ahmad.html
    Makasih udah mampir :)

    ReplyDelete

Google