Cukuplah Allah bagiku, tiada tuhan selain Dia, untukMu tawakalku, dan Dia Rabbi arasy yang agung

Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah.
Yang mengajari dengan perantaraan pena.
Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus membaca, menambah pengetahuan dengan segala akibatnya. Benarkah pencarian iman melalui bacaan berbahaya?
Google
 

Monday, September 5, 2011

Asal Kata Agama Dari Hinduisme

Saya pernah post tentang Agama Tidak Penting. Disitu saya berusaha menjelaskan asal-usul ‘agama’ atau ‘religion’ berdasarkan teori dari WC Smith The Meaning and End of Religion.
Gambar dari sini


Sekarang, saya ingin membahas kata ‘agama’ yang digunakan di Indonesia. Kata ‘agama’ kalau lihat di Wikipedia Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi". Ada juga yang mengatakan agama itu berasal dari bahasa jawa ageman, dan ada juga yang mengatakan agama itu dari a=tidak gama=kacau. Tapi saya lebih condong bahwa kata ‘agama’ berasal dari bahasa sansekerta, karena kata itu masih digunakan sempai sekarang dalam hinduisme.

Kalau kita cari ‘agama’ (the agamas) di Wikipedia berbahasa inggris keluarlah definisi bahwa dalam hinduisme Agama adalah sekumpulan tulisan berbahasa Sanskrit yang dijadikan pegangan dan diikuti oleh berjuta-juta orang hindu ( In Hinduism, the Agamas are a collection of Sanskrit scriptures which are revered and followed by millions of Hindus.)

Agama berhubungan dengan pengetahuan filosofi dan spiritual mengenai cara menyembah dewa, yoga dan disiplin mental yang diperlukan dalam beribadah, cara-cara spesifik dalam beribadah yang disembahkan kepada dewa. Setiap agama terdiri dari 4 bagian. 1. Pengetahuan tentang filosofi dan spiritual 2. Yoga dan disiplin mental 3. Aturan pembangunan kuil dan patung 4. Peraturan tentang ritual, perayaan dan festival

Agama-agama dalam hinduisme antara lain: Agama Shiwa, Agama Wisnu (Pancaratra dan Samhita Wisnu) , Agama Shakti (Tantra).

Dalam Agama dinyatakan tiga syarat yang harus ada untuk tempat perziarahan yaitu Sithala, Tirta dan Murti yaitu kuil, air (kolam) dan dewa untuk disembah.

Peraturan yang detil juga ada dalam Agama Silpa, yaitu seni memahat, diterangkan mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi dimana akan dibangun kuil (candi), jenis-jenis gambar yang akan dipasang, dibuat dengan material apa, ukurannya, proporsi, sirkulasi udara, pencahayaan dalam kompleks kuil dsb. Ritual yang harus dilakukan dalam sembahyang harian juga tercantum dalam Agama.

Dari pengetahuan mengenai agama ini bisa kita tarik kesimpulan bahwa agama dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa sansekerta dan hindu. Agama dulunya berarti peraturan tertulis tentang tata cara beribadah.  Dan (dulunya) ini tidak berhubungan dengan religion, yang berarti kata agama ini sudah ber-evolusi menjadi maknanya yang sekarang.

No comments:

Post a Comment

Google