Cukuplah Allah bagiku, tiada tuhan selain Dia, untukMu tawakalku, dan Dia Rabbi arasy yang agung

Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah.
Yang mengajari dengan perantaraan pena.
Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus membaca, menambah pengetahuan dengan segala akibatnya. Benarkah pencarian iman melalui bacaan berbahaya?
Google
 

Friday, January 21, 2011

Cara Supaya Dekat Dengan Tuhan

Apa Yang Membuat Anda Dekat Dengan Tuhanmu? Pertanyaan ini saya baca di yahoo answers. Pertanyaan sederhana yang membuat saya tercenung...

Saya jadi ingat dengan ‘kesimpulan’ saya setelah membaca al quran. (Saya sadar kapasitas saya yang sangat terbatas dan beberapa orang menganggap menafsirkan ayat-ayat al quran sendiri sebagai kelancangan, tetapi saya juga yakin bahwa Allah memberikan manusia kebebasan untuk menggunakan pikiran seluas-luasnya, suatu berkah yang tidak diberikannya kepada mahlukNya yang lain.)


People


Perhatikan ayat-ayat dibawah ini:

Dan kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan diantara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.(37:113)
Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.(2:9)
Dan ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu .. (2:52)
Jika kamu berbuat baik kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka itu bagi dirimu sendiri. (17:7)
Dan ketika Kami mengambil janji kamu kamu tidak akan menumpahkan darahmu, dan kamu tidak akan mengusir dirimu dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar dan mempersaksikannya.(2:84)
Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.(3:117)
Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya. ( 3:69)
... Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? (49:12)
Orang yang dicabut nyawanya oleh para malaikat dalam keadaan zalim kepada diri sendiri .. (16:28)
Ayat-ayat ini ada persamaannya, yaitu dalam kata ‘diri sendiri’. Diri sendiri ini dipergunakan dalam bentuk yang ‘aneh’ seperti ‘mengusir dirimu dari kampung halaman’ yang saya menyimpulkan sebagai mengusir orang sekampung. Hal ini sangat menarik hati saya dan menganggap bahwa al quran mengingatkan kita bahwa manusia itu satu tubuh, ketika kamu menganiaya, mengusir, berbuat jahat terhadap manusia lain maka hal itu sama dengan menganiaya dirimu sendiri. Ini sangat memberi inspirasi bahwa al quran menginginkan kita untuk menghargai manusia lain, dan bahwa umat manusia terhubung satu sama lain.

Perhatikan juga ayat-ayat ini:

dan berikan pinjaman kepada Allah sebagai pinjaman yang baik dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk diri kamu niscaya kamu akan memperoleh balasannya disisi Allah (73:20)

Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.(16:91)

bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan meninggalkan harta benda mereka demi mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar. (59:8)

Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat, dan penuhilah janjiAllah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat.(6:152)

Wahai orang-orang yang beriman jika kamu menolong Allah niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (47:7)

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.(2:9)
Orang-orang yang melanggar janji Allah setelah diikrarkannya dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan agar dihubungkan dan berbuat kerusakan di bumi, mereka itulah yang memperoleh kutukan dan tempat kediaman yang buruk.(13:25)

‘Menolong Allah’ dan ‘penuhilah janji Allah’ hanya bisa dipahami sebagai ungkapan, mengingat Allah tidak membutuhkan bantuan ataupun memerlukan mahluk lain. Istilah ini menurut saya hanya bisa dipahami sebagai ‘menolong manusia lain’ dan penuhilah janji terhadap manusia lain’, Dan karenanya saya memahami bahwa memang benar Tuhan sangat dekat dengan manusia, bahkan berada di dalam manusia.

Dari pemahaman inilah saya berusaha menjawab pertanyaan diatas: Apa yang membuat anda dekat dengan Tuhan?

Saya seakan tersadar, bahwa untuk dekat dengan Tuhan maka saya harus dekat dengan manusia lain. Dengan dekat kepada manusia lain maka saya akan dekat dengan diri sendiri. Ini merupakan pencerahan bagi saya. Dan saya bersyukur untuk itu. Semoga saya bisa lebih dekat kepadaNya.

Sebagai penutup satu ayat favorit saya seperti menyimpulkannya:
Oleh karena itu Kami tetapkan bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena membunuh orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.(5:32)

No comments:

Post a Comment