Cukuplah Allah bagiku, tiada tuhan selain Dia, untukMu tawakalku, dan Dia Rabbi arasy yang agung

Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah.
Yang mengajari dengan perantaraan pena.
Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya

Ayat ini mengingatkan kita untuk terus membaca, menambah pengetahuan dengan segala akibatnya. Benarkah pencarian iman melalui bacaan berbahaya?
Google
 

Thursday, April 14, 2011

Melarang Menggambar Itu Melanggar Fitrah

Manusia sudah mulai menggambar dari jaman dulu. Lukisan gua tertua di dunia ada di Perancis di Gua Chauvet. Banyak binatang-binatang yang digambar disitu seperti kuda, bison, sapi, rusa, singa, panther, beruang, hyena dan burung hantu. Lukisan-lukisan itu yang catnya diteliti dengan carbon dating diperkirakan berumur 27,000 tahun.

dans la grotte chauvet...


Melihat hasil-hasil seni tertua ini membuat saya berpikir, bahwa manusia memang fitrahnya seperti ini. Manusia senang menggambar, senang menari, senang menyanyi, senang pada seni. Melarang ini semua pada manusia sama saja dengan melanggar fitrah mereka. Sungguh tega orang yang melarang semua hal itu untuk dilakukan manusia. Sama saja dengan menyuruh manusia untuk jadi binatang.

(oh ya, saya pake istilah fitrah karena saya sudah tau artinya! heheee baca kesini ya bedanya fithrah dan ifthar)


Lukisan dari gua Lascaux, berumur 17,000 tahun.
Gambar dari snarlyboodle

5 comments:

  1. dibayanyakin dong postingannya, sangat SETUJU
    kata buku garis batas, orang beriman hidup dalam satu lingkaran, dan selalu di dalam lingkaran.(tapi ini lingkaran setan ya klo ga boleh gambar orang) hehehe

    ReplyDelete
  2. Wah, makasih ya. Jadi semangat lagi nih. Buku garis batas tu apa?

    ReplyDelete
  3. kurang setuju. menggambar nya ada garis batasnya lho. menyanyi pun juga ada

    ReplyDelete
  4. @M.Nur Wachid semua ada batasnya: makan, tidur, belajar, main, istirahat, becanda, menari, menulis, membaca dlsb Yang dilarang oleh Tuhan yang mana? setau saya yang dilarang itu al:membunuh, sombong, boros, curang, korup. Coba baca 17:22-38

    ReplyDelete